Akar


Engkaulah gulita yang memupuskan segala batasan dan alasan 
Engkaulah penunjuk jalan menuju palung kekosongan dalam samudra terkelam
Engkaulah sayap tanpa tepi yang membentang menuju tempat tak bernama, tapi terasa ada

Ajarkan aku 

Melebur dalam gelap tanpa harus lenyap 
Merengkuh rasa takut tanpa perlu surut
Bangun dari ilusi, tapi tak memilih pergi 

Tunggu aku 

Yang hanya selangkah dari bibir jurangmu

(catatan pada suatu malam dingin hingga masuk angin)

-Dee Lestari

Postingan populer dari blog ini

Summary The Things You Can See Only When You Slow Down by Haemin Sunim

Review of Article Journal

While nenek-mu panik ya diedukasilah bukan malah ikut-ikutan wondering “ikut panik jangan yah?”